Hasil gambar untuk you don't know me gif

Oh yeah, my day just full of people who act like they know me so well. But actually, they know nothing about me, AT ALL!

Jadi ini masih liburan summer, di mana liburan kali ini nggak berasa liburan karena harus ngerjain program kreativitas mahasiswa dan kerja praktek yang menyisakan kurang lebih satu bulan liburan dari total tiga bulan liburan. Baiklaaah…

Seenggaknya ada sisa waktu satu bulan buat me time lebih banyak dari hari normal biasanya. Bisa di kamar, nggak ketemu orang, atau bahkan nggak perlu dengerin ocehan orang yang aneh-aneh tentang si A, B, C, dan D.

Ya, namanya juga manusia. Makhluk Tuhan di dunia yang bisa bicara dengan bahasa yang logis, tapi kadang bahasanya untuk membicarakan hal yang sebenernya nggak mereka ketahui sama sekali. Emang nggak ada salahnya kalau mau mengkritik atau memberi pendapat. Tapi aku nggak bodoh-bodoh amat sih buat mengidentifikasi nada bicara orang yang memberi masukan positif sama yang emang sok tau. Beda banget kok, nggak beda tipis.

Ada juga salah satu temenku yang mesti komen “Nggak tau aturan ya, ke kampus pake kaos?”, “Kamu mau jogging apa mau kuliah sih?”, dan bla bla bla bla… Yang intinya, mereka pasti nggak tau kalau aku phobia kancing.

Tapi nggak papa sih. At least mereka berani ngomong di depanku  meskipun caranya mereka kayak gitu. Biar gimanapun, aku lebih menghargai orang yang mau ngomong di depanku (ngomong di depanku aja lho ya, bukan di depan umum) secara baik-baik, ya meskipun itu rada melukai hati. Pernah denger pepatah yang bilang, “A sad truth is better than a happy lie”? Ya itu salah satu contohnya.

Bahkan aku kalau sebel, nggak suka sama orang, atau bete sama orang, aku bilang ke dia langsung privately. Respon mereka pun selalu positif kalau kita ngomong baik-baik. Akhirnya kita bisa sama-sama saling ngerti kenapa dia begitu dan aku bisa memaklumi. Nggak ada salahnya kok kita ngomong baik-baik sama mereka tentang  “Kenapa sih Kamu Kayak Gitu?”. At least kita bisa terjauh dari berburuk sangka, sok tau, dan bisa kenal lebih deket sama orang itu (Kali aja jodoh).

Bahkan ada temenku yang sampe bilang “Aku bener-bener menyadari kok kalau kamu sebel sama aku karena aku kayak gini. Aku malah heran sama mereka yang nggak sebel. Mungkin di depanku mereka nggak sebel, tapi ternyata mereka ngomong di belakangku. Itu lebih sakit.”

Yap, I know exactly how it feels. Suatu hari  aku sama temanku bincang-bincang, A=Aku, T=Temenku

T: “Aku nggak suka deh sama gayanya si L. Dia jutek, senyumnya aneh, cara berpikirnya aneh, bla bla bla.”
A: “Emang iya? Aneh gimana?” (Aku pasti kaget lah, orang si L ini temen deket banget sama aku dan si L ini anaknya open minded)
T: “Ya aneh aja, aku nggak suka.”
A: “Emang kamu kenal baik sama dia? Pernah ngomong sama dia, main ke kosnya, atau at least ngomongin hal favorit masing-masing?”
T: “Enggak.”
A: “Kamu tau tentang dia aja enggak, tapi udah bilang kalau dia aneh?”
T: “Iya juga sih.”

Dari sini aku bener-bener nggak paham, bisanya dia menilai orang segitu gampangnya tanpa pernah ada perbincangan di antara mereka.

Pernah juga temenku si B ngomongin aku di belakang sama si C. Eh, beberapa hari kemudian si C bilang ke aku kalau si B habis ngomongin aku tentang ini itu yang nyatanya itu nggak bener. Hmmmm…. Sakit hati nggak sih, kalau kita diomongin di belakang, trus kita taunya dari temen kita sendiri yang diajak ngomongin? Udah yang diomongin nggak bener pula-_-

Intinya, nggak perlu lah mengomentari cara dandan orang karena dandanan mereka nggak sesuai sama seleramu. Nggak perlu kamu mengomentari cara orang berpakaian hanya karena mereka berpakaiannya tidak setipe denganmu. Nggak perlu juga ngomongin masalah kepribadian orang yang kamu sendiri belum tau kebenaranya apalagi kalau kamu cuma menduga-duga. Toh kalau kamu benar dan mereka yang salah, bisa kan ngomong baik-baik secara langsung ke orangnya?

Style dan selera orang beda-beda. Kalau kamu suka gaya N tapi orang lain suka gaya Z, ya hargai aja meskipun kamu nggak suka gaya Z. Nggak usah diomong-omongin seolah-olah gaya N mu itu harus jadi panutan dunia dan semua orang harus pakai gaya N mu itu.

Well, ngomong dan mengenal itu penting. Jangan sok tau. Jangan merasa sempurna. Dont act like you know me when you dont know me dan dont talk everything when you know nothing(ann).

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *